<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Little Place of Kamaruddin &#187; Ubuntu</title>
	<atom:link href="http://kamaruddin.jajanmedan.com/category/ubuntu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kamaruddin.jajanmedan.com</link>
	<description>From Layman to Layman</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Jun 2010 09:29:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Yuk, Main Game Windows di Linux</title>
		<link>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2008/12/18/yuk-main-game-windows-di-linux/</link>
		<comments>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2008/12/18/yuk-main-game-windows-di-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 06:21:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT in General]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[game windows di linux]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[ngegame di linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/?p=380</guid>
		<description><![CDATA[Tentunya sangat menyenangkan bukan, bila kita bisa menjalankan seri Need for Speed di linux tanpa membeli sebuah salinan Windows asli seharga ratusan dolar? Hemat, tidak melanggar hukum dan tetap bisa bermain game favorit. 
Piranti lunak permainan komputer memang lebih banyak dikembangkan di platform Windows. Di linux memang miskin game blockbuster seperti seri Grand Theft Auto, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2008/12/cedega_01.jpg" title="Jalankan game Windows di linux" rel="lightbox[gamewindowsdilinux]"><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2008/12/cedega_01-150x150.jpg" alt="Jalankan game Windows di linux" title="Jalankan game Windows di linux" width="150" height="150" style="float:right;margin-left:20px" /></a>Tentunya sangat menyenangkan bukan, bila kita bisa menjalankan <a href="http://www.needforspeed.com/">seri Need for Speed</a> di linux tanpa membeli sebuah salinan Windows asli seharga ratusan dolar? Hemat, tidak melanggar hukum dan tetap bisa bermain game favorit. </p>
<p>Piranti lunak permainan komputer memang lebih banyak dikembangkan di platform Windows. Di linux memang miskin game blockbuster seperti seri Grand Theft Auto, seri Warcraft, atau Half Life. Pengguna linux yang ingin memainkan game Windows di komputer bisa saja menjalankannya dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Full_virtualization">virtualisasi</a> seperti <a href="http://www.virtualbox.org/">VirtualBox</a> namun tidak praktis dan merepotkan. Komputer harus kencang dan bermemori cukup besar untuk mengemulasikan penuh sistem operasi di dalam linux. Nah, anda pasti sudah pernah mendengar <a href="http://www.winehq.com">project Wine</a>, Wine Is Not an Emulator. Dengan Wine, aplikasi seolah-olah berjalan di platform aslinya dengan modus <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Compatibility_layer">compatibility layer</a>. Dengan cara ini kekuatan CPU dan memori yang digunakan untuk menjalankannya jauh lebih hemat daripada virtualisasi penuh. </p>
<p><span id="more-380"></span>Tapi satu kekurangan besar dari Wine adalah kompleksitas. Dibutuhkan kesabaran untuk mencoba-coba setting yang tepat untuk menjalankan aplikasi windows secara baik di linux. Memang petunjuk settingan yang benar ada di forum Wine atau situs bantuan lainnya namun tidak jarang pengguna linux “angkat tangan” dalam hal ini. Jika anda termasuk salah satunya, bagaimana bila mencoba kemampuan Crossover dan Cedega.</p>
<p><strong>Crossover</strong><br />
<a href="http://www.codeweavers.com/products/">Crossover</a> adalah piranti lunak proprietary (berbayar) yang berbasis kode Wine namun memiliki kelebihan. Konfigurasinya mudah dan beberapa modifikasi tertentu membuatnya lebih stabil dengan kompatibilitas yang terjaga baik. Dan jangan lupa bahwa dengan membelinya anda akan mendapat dukungan teknis penuh.</p>
<p>Crossover awalnya dikembangkan hanya untuk menjalankan aplikasi perkantoran dan beberapa aplikasi umum Windows. Respon yang baik akan produknya menjadikan <a href="http://www.codeweavers.com/">Codeweavers</a>, pengembang Crossover,  tidak hanya menjual Crossover Office tetapi juga Crossover Games untuk platform Linux dan Mac.</p>
<p>Tanggal 28 Oktober 2008 lalu ratusan ribu orang “menjejali” situs Codeweavers untuk download gratis produk Crossover Linux/Mac/Games. Piranti lunak komersil mereka bebas di download sehari penuh karena <a href="http://www.codeweavers.com/about/general/press/20081027/">tantangan “Lame Duck”</a> Codeweavers sebelumnya yang ditujukan untuk presiden Amerika Serikat (Bush) berhasil dipenuhi dengan turunnya harga bahan bakar ke harga normal, sekitar $2.79/galon.</p>
<p>Bila anda sempat mendownload dan mendapatkan nomor registrasi (atau versi penuh tanpa nomor registrasi), anda bisa menginstalasinya dengan mudah di linux. Di Ubuntu linux,  saya cukup menggunakan perintah berikut: </p>
<p><code>sudo ./install-crossover-pro-7.1.0.sh</code> (Crossover Office)<br />
atau<br />
<code>sudo ./install-crossover-games-7.1.2.sh</code> (Crossover Games)</p>
<p>Setelah terinstalasi dengan baik, siapkan diri anda untuk melakukan tradisi instalasi program Windows “Next, next, finish” untuk program kesayangan anda. Cukup mudah bukan?</p>
<p><strong>Cedega</strong><br />
<a href="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2008/12/cedega_02.jpg" title="Install game di Cedega" rel="lightbox[gamewindowsdilinux]"><img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2008/12/cedega_02-150x150.jpg" alt="Install game di Cedega" title="Install game di Cedega" width="150" height="150" style="float:right;margin-left:20px" /></a>Cedega juga piranti lunak proprietary (berbayar) yang berdasarkan kode Wine, namun Cedega lebih fokus untuk keperluan gaming. Dukungannya terhadap game Windows yang populer lebih banyak dan lebih stabil dibandingkan Crossover Games. Anda bisa melihat daftar game yang didukung penuh di situs resminya <a href="http://www.transgaming.com">http://www.transgaming.com</a>. Kemampuan tambahan lainnya seperti dukungan Pixel Shader 2.0, Vertex Shader 2.0 dan pengenalan proteksi di CD game membuatnya disukai gamers. Tampilannya pun lebih mirip sebuah daftar, pilih game yang diinginkan lalu “Start”. Sangat user-friendly.</p>
<p>Instalasinya juga cukup mudah, pilih saja paket yang sesuai untuk anda. Misalnya .DEB untuk Debian/Ubuntu atau .RPM untuk Fedora/Mandriva. Ikuti dengan instalasi engine Cedega. Jika tahap ini selesai, instalasi piranti lunak game Windows sudah bisa dilakukan.</p>
<p>Tentu dengan Crossover atau Cedega bukan berarti semua piranti lunak game Windows dapat dijalankan dengan baik di linux. Luangkan sedikit waktu untuk melihat daftar game yang didukung dan tingkat kompatibilitasnya. </p>
<p>Sebagai dukungan dan balas jasa kepada project Wine yang kodenya sebagian besar diambil untuk pengembangan produk propietary,  Codeweavers dan Cedega juga memberikan sedikit teknologi mereka untuk dikembangkan lagi di project Wine.</p>
<p>Nah sekarang permisi, saya harus segera beraksi mengejar ketinggalan saya di Need for Speed: Carbon</p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=380&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2008/12/18/yuk-main-game-windows-di-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>11 Salah Kaprah Umum Tentang Linux</title>
		<link>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2008/07/02/11-salah-kaprah-umum-tentang-linux/</link>
		<comments>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2008/07/02/11-salah-kaprah-umum-tentang-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 05:36:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[Opensource]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[coba linux]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[linux sulit]]></category>
		<category><![CDATA[pemula linux]]></category>
		<category><![CDATA[pilih distro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2008/07/02/12-salah-kaprah-umum-tentang-linux/</guid>
		<description><![CDATA[Linux pada awalnya memang tidak begitu bersahabat dengan pemakai biasa. Pengoperasiannya sulit, susah dikonfigurasi, GUI yang jelek, aplikasinya terbatas dan harus menghafal perintah. Hanya orang “sakti” yang menggunakan linux. Kini semua itu adalah masa lalu linux. 
Saat ini pernyataan tersebut tidak terbukti lagi. Linux tidak sesulit, seseram, sejelek yang dipikirkan sebelumnya. Berikut adalah salah kaprah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2008/07/tux-g2.thumbnail.png' alt='Tux the Penguin - Taken from Wikipedia' style='float:left;margin-right:20px' />Linux pada awalnya memang tidak begitu bersahabat dengan pemakai biasa. Pengoperasiannya sulit, susah dikonfigurasi, GUI yang jelek, aplikasinya terbatas dan harus menghafal perintah. Hanya orang “sakti” yang menggunakan linux. Kini semua itu adalah masa lalu linux. </p>
<p>Saat ini pernyataan tersebut tidak terbukti lagi. Linux tidak sesulit, seseram, sejelek yang dipikirkan sebelumnya. Berikut adalah salah kaprah umum tentang linux yang berasal dari komentar atau pertanyaan yang saya alami sendiri sewaktu mengajak orang lain mencoba linux.<br />
<span id="more-212"></span><br />
<strong>1. Linux Membingungkan</strong><br />
<em>“Saya tidak tahu memilih linux yang mana, linux itu banyak sekali. Kenapa linux itu tidak cuma satu saja&#8230;”</em></p>
<p>Mungkin yang anda maksud adalah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Linux_distribution">distribusi linux (distro)</a>. Distro adalah sebuah paket sistem operasi yang berisikan kernel linux dan aplikasinya. Ibaratkan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Linux_kernel">kernel linux</a> sebagai mesin dan kerangka dasar mobil. Distro diibaratkan mobil yang sudah jadi. Produsen mobil (distro) mengambil rancang awal mesin dan kerangka dasar (kernel) lalu mengembangkan dan menyempurnakannya sesuai karakteristik sendiri. Hasil akhirnya jadilah mobil yang nyaman, aman, dan berkelas seperti Toyota, Ford,  Honda dll.</p>
<p>Nah, anda suka “mobil” (distro) yang mana? Yang gesit, yang asesorisnya banyak, yang modelnya bagus atau yang paling mudah? Coba “test-drive” dan dengarkan referensi media atau teman sebelum menjatuhkan pilihan. Tentu tidak menyenangkan bukan jika hanya bisa memilih 1 produk dari  produsen tunggal.</p>
<p><strong>2. Linux Tidak Gratis!</strong><br />
<em>“Ada beberapa distro yang menetapkan harga. Bukannya linux gratis?”</em></p>
<p>“Free” dalam linux memiliki 2 arti yaitu Bebas dan Gratis. Anda *Bebas* memodifikasi dan menggandakan. Anda *Gratis* memperoleh source codenya. Tapi tidak berarti semuanya gratis seperti gratis mendapatkan CD/DVD, gratis mendapatkan buku, gratis mendapatkan dukungan teknis dari produsen. Walaupun ada distro yang memberikan CD gratis seperti <a href="http://www.ubuntu.com">Ubuntu</a> tetapi umumnya produsen tidak memberi dukungan teknis langsung.</p>
<p>Harga yang ditetapkan produsen distro tertentu biasanya condong ke biaya support (dukungan teknis). Dengan membayar anda bisa mendapatkan prioritas layanan dengan dukungan teknis professional dan update terbaru yang cepat dari produsen.</p>
<p><strong>3. Dukungan Teknisnya Mana?</strong><br />
<em>“Saya tidak mau memakai linux karena tidak ada dukungan teknis&#8230;”</em></p>
<p>Ada alternatif dari dukungan teknis produsen yang berbayar yaitu dukungan komunitas. Biasanya dukungan komunitas berbentuk forum di web atau mailing list. Dukungan seperti ini tidak kalah dengan dukungan teknis produsen karena komunitas saling bahu membahu menyelesaikan masalah. Bayangkan <a href="http://www.linuxforum.com/forums/">ribuan “teknisi gratis” yang siap membantu</a> kapan saja. Sebagian malah lebih suka dengan dukungan komunitas seperti ini karena komunitas biasanya tidak memihak dan lebih jujur. Gerakan opensource terbukti mengembangkan semangat ini.</p>
<p><strong>4. Sulit Mencari Makan di Linux</strong><br />
<em>“Semuanya harus serba terbuka dan gratis lalu bagaimana mendapatkan uang dari situ?”</em></p>
<p>Model bisnis di lingkungan linux dengan gerakan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Opensource">opensource</a> (yang mendasari pengembangan linux) memang berbeda dengan bisnis perusahaan pada umumnya. Perusahaan yang berkecimpung di dunia ini tidak menjual produk tetapi menjual jasa/layanan teknis, pelatihan, sertifikasi dan konsultasi. </p>
<p>Bila anda mempunyai ide proyek atau menciptakan sesuatu yang bermanfaat di linux, anda tidak akan bekerja sendiri tapi dibantu oleh sejumlah orang (bahkan pakar di bidangnya). Kucuran dana dari pemerintah bahkan dari organisasipun bisa didapat. Paling “sial” pun, anda direkrut perusahaan yang berkecimpung di dunia linux.</p>
<p><strong>5. Linux hanya dipakai sedikit orang</strong><br />
<em>“Saya malas memakai linux karena hanya dipakai segelintir orang&#8230;” </em></p>
<p><a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2008/07/x-window.jpg' title='X-Window. Masa awal GUI di linux. Jelek dan UI tidak konsisten - Taken from Wikipedia' rel='lightbox'><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2008/07/x-window.thumbnail.jpg' alt='X-Window. Masa awal GUI di linux. Jelek dan UI tidak konsisten - Taken from Wikipedia' style='float:right;margin-left:20px' /></a> Sampai saat ini linux memang lebih sedikit penggunanya dibandingkan dengan sistem operasi Windows. Linux Counter (<a href="http://counter.li.org">http://counter.li.org</a>) memprediksikan hanya sekitar 29 juta orang menggunakan linux. </p>
<p>Biaya pemasaran linux yang tidak besar, penyebaran <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fear%2C_uncertainty_and_doubt">FUD (Fear Uncertainty Doubt)</a> terhadap linux, dan trauma akan buruknya masa lalu linux di komputer pengguna biasa (kurang cocok dan rumit) adalah penyebab besar lambatnya perkembangan pengguna linux. </p>
<p>Namun demikian pengguna linux semakin bertambah sejalan waktu karena berbagai hal seperti pengoperasiannya yang semakin mudah, keunggulannya, <a href="http://news.cnet.com/8301-13505_3-9823038-16.html">fleksibilitasnya</a>, takut sweeping, tidak mau dipusingkan biaya lisensi, kesadaran untuk tidak membajak, dan lain-lain. </p>
<p><strong>6. Gratis == Jelek!</strong><br />
<em>“Sesuatu yang gratis biasanya jelek dan pasti ada maksud tersembunyi di belakangnya&#8230;”</em></p>
<p>Linux tidak akan dikembangkan sampai saat ini jika memang produk jelek dengan maksud tersembunyi di belakangnya. Sifatnya yang opensource memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk melihat ke dalamnya. Ketidakberesan akan segera terungkap dan diperbaiki segera. </p>
<p><em>“Jika linux adalah produk yang bagus dan matang kenapa tidak mengkomersialkannya? Mengapa ada orang “gila” yang mau mengembangkan linux dengan susah payah dan memberikan secara gratis?”</em> Jawabannya sama dengan pertanyaan <em>“Mengapa ada orang “bodoh” yang memberikan sebagian atau semua kekayaannya untuk mendirikan yayasan amal.” </em></p>
<p>Baiklah jika anda masih tidak percaya. Web server <a href="http://www.apache.org">Apache</a>, web browser <a href="http://www.mozilla.com/firefox">Firefox</a>, bahasa <a href="http://www.php.net">PHP</a> adalah contoh kecil dari apa yang dihasilkan oleh komunitas opensource dan diberikan gratis. Secara tidak langsung kita telah memakai produk gratisan tersebut.</p>
<p><strong>7. Linux itu Sulit!</strong><br />
<em>“Hanya orang sakti saja yang menggunakan linux&#8230;”</em></p>
<p><a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2008/07/xfce-4.jpg' title='Xfce screenshot - Taken from Wikipedia' rel='lightbox'><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2008/07/xfce-4.thumbnail.jpg' alt='Xfce screenshot - Taken from Wikipedia' style='float:right;margin-left:20px '/></a>Saat ini linux sudah jauh lebih mudah dibandingkan dahulu. Semua kebutuhan sudah bisa dipenuhi dengan sekedar klik mouse. Anda bahkan bisa mengatur agar tampilan linux mirip dengan Windows atau Mac OS.</p>
<p>Menginstal linux saat ini juga semudah menginstal sistem operasi Windows. Hampir semua distro sudah menggunakan GUI (Graphical User Interface) dengan pertanyaan dasar yang cukup singkat dan diperlukan saja. Instalasi linux zaman doeloe yang ribet dengan mengharuskan anda tahu frekuensi vertikal/horizontal monitor sudah tidak ditemukan lagi.</p>
<p>Penyebab terkuat <strong>mengapa seseorang tidak ingin menggunakan linux dengan alasan sulit adalah resistensi atau penolakan</strong>. Menolak untuk belajar hal baru karena sudah mapan dan puas dengan yang sudah ada. Sikap ini membuat seseorang sulit berkembang. Negara berkembang dan maju seperti <a href="http://distrowatch.com/weekly.php?issue=20080121#feature">Vietnam</a>, <a href="http://www.infoworld.com/article/03/07/08/HNafrolinux_1.html">Nigeria</a> dan <a href="http://www.theage.com.au/news/breaking/japan-to-boost-linux-use/2005/10/06/1128562928058.html">Jepang</a> sudah menggunakan linux untuk meringankan beban anggaran belanja negara dan menambah maju bidang pendidikan IT. </p>
<p>Saya pernah berdiskusi dengan beberapa IT manager dan rekan kerja seprofesi, ketika ditanya alasan kenapa tidak memakai sistem linux adalah mereka malas belajar dari awal. Bahkan terlalu malas untuk sekedar mencoba di salah satu desktop/server kantor. “Untuk apa saya memakai linux, produk Microsoft sudah begitu bagus dengan harga cuma Rp 30.000,- saja”. Jika ditanya soal sweeping dan HAKI, jawaban mereka cenderung sama bahwa <em>“Itu urusan belakang. Lihat saja nanti&#8230;”</em></p>
<p><strong>8. Linux Adalah Sistem Operasi Dengan Baris Perintah</strong><br />
<em>“Mengoperasikan komputer dengan linux harus hafal perintahnya&#8230;”</em></p>
<p>Pengoperasian dan administrasi sistem operasi linux sudah menggunakan mouse melalui GUI. Jika sebelumnya GUInya sangat jelek, sekarang ini berbagai <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Desktop_environment">desktop environment</a> seperti GNOME, KDE, Xfce membuat anda betah berlama-lama. Dengan kebutuhan hardware yang minim, anda sudah bisa menikmati <a href="http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/09/17/desktop-3d-show-off/">desktop 3D yang menakjubkan</a>.  Anda hanya perlu terjun dengan Command Line Interface (CLI) untuk fleksibilitas dan bila diperlukan saja. Misalnya perintah tidak tersedia di GUI atau pengaturan/pemrograman script.</p>
<p>Bagi yang pernah mencicipi atau melalui era <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/DOS">DOS</a>, anda juga disuguhi CLI untuk mengoperasikannya tanpa fasilitas multitasking dan multiuser sama sekali. Jika anda terbiasa dengan menghafal perintah  DOS tentu tidak mengherankan bila anda harus sedikit menghafal perintah dalam pengoperasian linux. </p>
<p>Veteran UNIX/Linux lebih suka di CLI  dengan alasan kebiasaan, kecepatan dan kontrol lebih baik daripada di GUI.</p>
<p><strong>9. Aplikasi Linux Terbatas</strong><br />
<em>“Linux memang bagus tetapi aplikasinya hanya sedikit&#8230;”</em></p>
<p>Jika yang anda maksudkan adalah game terbaru atau game 3D memang benar, <a href="http://rangit.com/software/top-8-linux-games-of-2007/">game di Linux</a> memang sedikit sekali. Produsen game besar tidak membuat game mereka untuk dijalankan di linux karena alasan bisnis (pangsa pasar kecil). Tapi jika yang anda maksud aplikasi lainnya, anda salah besar! Terdapat puluhan ribu aplikasi yang siap download dan dimanfaatkan dalam linux. Cobalah ke situs web distro yang dipakai atau <a href="http://www.sourceforge.net">Sourceforge.net</a> untuk melihat-lihat paket aplikasi yang ada. Untuk distro Ubuntu saja terdapat sekitar 14.000 paket software yang bisa anda pilih.</p>
<p><strong>10. Harus Update Linux Demi Hardware</strong><br />
<em>“Setiap hardware baru tidak terdeteksi, saya harus mengupdate ke linux versi terbaru&#8230;”</em></p>
<p>Hardware yang anda punya sekarang tidak terdeteksi oleh distro yang dipakai maka di versi berikutnya hardware akan terdeteksi otomatis walaupun anda harus terpaksa menginstal ulang dengan distro terbaru.</p>
<p>Sebenarnya hal di atas bisa diselesaikan bila hardware tersebut menyediakan driver untuk linux. Cukup install driver dan sistem operasi akan mengenalinya. Pemasalahan besarnya, produsen hardware cenderung tidak (mau) menulis driver untuk linux (lagi-lagi alasan bisnis). Jika di situs web produsen tidak ada maka anda terpaksa harus menggunakan driver alternatif (jika ada) atau menunggu programmer “gila” di dunia opensource yang mau mendedikasikan waktunya menulis dari nol driver yang sesuai dengan hardware anda.</p>
<p>Linux juga tidak menyukai hardware yang bekerja “setengah-setengah” misalnya <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Softmodem">Winmodem/Softmodem</a> atau <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Winprinter#GDI_printers">Winprinter</a>. Hardware ini beroperasi dengan mengoperkan sebagian besar proses kerja ke CPU sehingga membebani sistem. Adapun alasan dibuat hardware “setengah-setengah” ini agar biaya produksi bisa lebih murah. Oleh karena itu sebelum membeli hardware baru, perhatikan apakah hardware tersebut juga “linux ready” dengan menyediakan driver linux.</p>
<p><strong>11. Linux Adalah Sistem Operasi Server</strong><br />
<em>“Linux hanya cocok sebagai server, bukan yang lain&#8230;.”</em></p>
<p>Sama seperti produk Microsoft yang menyediakan sistem operasi untuk desktop dan server, linux juga demikian adanya. Sebagai sistem operasi server, linux sudah tidak diragukan lagi kehandalannya. Sebuah server linux yang tidak pernah di reboot dalam 6-12 bulan adalah hal yang biasa. Tapi bukan berarti bahwa linux tidak leluasa dipakai untuk pekerjaan sehari-hari, multimedia dan bermain.</p>
<p>Distro modern untuk desktop pada saat ini sudah memaketkan games, pemutar multimedia dan software perkantoran di dalamnya. Jika dirasa kurang banyak dan sesuai, anda bisa mendownloadnya sendiri atau membeli DVD repository yang harganya relatif murah. Bahkan untuk pekerjaan spesifik seperti pengolahan multimedia anda bisa memilih distro yang khusus untuk itu seperti <a href="http://www.ubuntustudio.org">Ubuntu Studio</a>.</p>
<p>Linux juga berperan sebagai sistem operasi dalam <a href="http://tuxmobil.org/">peralatan mobile</a>, <a href="http://tuxmobil.org/phones_linux.html">ponsel</a>, router jaringan. Bahkan berperan <a href="http://news.softpedia.com/news/Hollywood-Loves-Linux-45571.shtml">menciptakan efek khusus film Hollywood</a>. </p>
<p>&#8212;<br />
Baca juga:</p>
<p>1. <a href="http://www.wired.com/wired/archive/11.11/linus_pr.html">Leader of the Free World</a><br />
2. <a href="http://distrowatch.com/">DistroWatch</a><br />
3. <a href="http://tuxmobil.org/">Linux With Laptops, Notebooks, PDAs, Mobile Phones, PMPs &#038; GPS</a><br />
4. <a href="http://www.linuxmovies.org/studios.html">Linux Movies Group</a><br />
5. <a href="http://rangit.com/software/top-8-linux-games-of-2007/">Top 25 Linux Games</a><br />
6.  <a href="http://kamaruddin.jajanmedan.com/2006/09/03/ubuntu-linux-linux-untuk-umat-manusia/">Ubuntu Linux: Linux untuk Umat Manusia</a><br />
7.  <a href="http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/09/17/desktop-3d-show-off/">Desktop 3D Show-off</a><br />
8.  <a href="http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/11/03/ubuntu-gutsy-gibbon-lebih-mudah-cantik-dan-aman/">Ubuntu Gutsy Gibbon: Lebih Mudah, Cantik dan Aman</a></p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=212&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2008/07/02/11-salah-kaprah-umum-tentang-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ubuntu Gutsy Gibbon: Lebih Mudah, Cantik dan Aman</title>
		<link>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/11/03/ubuntu-gutsy-gibbon-lebih-mudah-cantik-dan-aman/</link>
		<comments>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/11/03/ubuntu-gutsy-gibbon-lebih-mudah-cantik-dan-aman/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Nov 2007 05:54:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/11/03/ubuntu-gutsy-gibbon-lebih-mudah-cantik-dan-aman/</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda baru berkenalan dengan Linux, cobalah Ubuntu yang menawarkan kemudahan lebih bagi pengguna dengan keamanan dan fleksibilitas khas Linux. Gutsy Gibbon diklaim merupakan Ubuntu linux termudah yang pernah dirilis.
Gutsy Gibbon (v7.10) adalah rilis terbaru dari Ubuntu linux. Pemilihan nama “Gibbon” didasarkan pada kekuatan, kelincahan dan kepintaran binatang Gibbon (sejenis kera tropis). Apakah benar Gutsy [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda baru berkenalan dengan Linux, cobalah <a href="http://www.ubuntu.com">Ubuntu</a> yang menawarkan kemudahan lebih bagi pengguna dengan keamanan dan fleksibilitas khas Linux. Gutsy Gibbon diklaim merupakan Ubuntu linux termudah yang pernah dirilis.</p>
<p>Gutsy Gibbon (v7.10) adalah rilis terbaru dari Ubuntu linux. Pemilihan nama “Gibbon” didasarkan pada kekuatan, kelincahan dan kepintaran binatang Gibbon (sejenis kera tropis). Apakah benar Gutsy Gibbon seperti itu? Ayo kita lihat!</p>
<p><span id="more-125"></span><strong>Compiz Fusion by Default</strong><br />
<a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/11/compiz_fusion1.jpg' title='' rel='lightbox[gutsy]' ><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/11/compiz_fusion1.thumbnail.jpg' alt='' style=float:right;margin-left:20px /></a>Yes! Compiz Fusion sudah dipaketkan secara default di Gutsy. Compiz Fusion adalah Window Manager 3D di linux dengan berbagai animasi dan kegunaan. “Rotate Cube” membuat desktop anda menjadi kubus 3D yang bisa diputar-putar. “Expo” yang bisa menjejerkan desktop anda dengan efek mirroring khas Apple. Animasi yang memanjakan mata anda seperti “Wobbly Window”, “Water”. Beberapa kegunaan untuk menunjang produtivitas seperti “Enhanced Zoom”, “Desktop Wall”, “Group and Tab Windows” dan “Scale” yang mengecilkan semua jendela program yang terbuka untuk ditampilkan sekaligus di desktop. Percayalah, semua ini tidak bisa diceritakan… Anda harus melihatnya sendiri. </p>
<p>Untuk memegang penuh kendali setting Compiz Fusion, anda harus menginstall sebuah paket tambahan “<code>Compizconfig-settings-manager</code>” melalui Synaptic atau <code>Apt-Get</code> via terminal. Menu baru  “Advanced Desktop Effects Settings” akan muncul di System-Preference. Di sini semua efek dan animasi secara detil tersedia dan bisa diatur sesuai selera.</p>
<p><strong>Lebih Pintar</strong><br />
Sewaktu browsing situs yang menggunakan Flash dan tidak bisa melihatnya dengan sempurna, Gutsy dengan pintar akan menawarkan bantuan untuk mencari “missing component”. Anda akan dihadapkan kepada pilihan “Install Adobe Flash” (propietary) atau “Install <a href="http://www.gnashdev.org/">Gnash</a>” (flash player dengan lisensi GNU yang bisa memainkan .SWF dan .FLV). Setelah itu komponen tersebut akan diinstall di komputer. Semuanya dilakukan secara otomatis di background, anda tidak direpotkan sama sekali dalam menginstall/melakukan setting. Firefox juga memiliki tambahan baru, Ubufox, sebuah plugin yang menangani extension Firefox yang ada dan diurutkan menurut popularitas pemakaian. Tentu anda tidak perlu bingung lagi mencari/memilih extension yang tepat.</p>
<p><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/11/gutsy_codec.jpg' alt='Pencarian Codec di Repo Universe' style='float:right;margin-left:20px' />Ketika memainkan format video/audio propietary seperti WMV atau MP3. Gutsy akan menawarkan anda mendownload Codec. Sama seperti di atas, proses pencarian, download dan setup dilakukan otomatis, praktis tanpa campur tangan pemakai. Setelah semuanya siap, video/audio anda langsung main tanpa restart. Hanya menghidupkannya printer langsung berfungsi, Gutsy akan mendeteksinya dan memasang driver yang sesuai. Jika terdapat alat yang tidak berfungsi karena driver built-in tidak ada (softmodem misalnya), Gutsy akan mencoba mencarinya di internet.</p>
<p>Sayangnya proses pencarian dan download aplikasi memerlukan sambungan internet. Tapi jangan khawatir, bagi yang tidak memiliki saluran internet, bisa memesan DVD Repository Ubuntu sebanyak 5 keping di Ubuntu Indonesia di <a href="http://www.ubuntu-id.org">http://www.ubuntu-id.org</a> untuk membuat local repository.</p>
<p><strong>Modus Tulis di NTFS-3G</strong><br />
NTFS-3G sebelumnya di Feisty Fawn (v7.04) hanya mendukung modus baca. Di Gutsy, modus baca/tulis sudah bisa dilakukan. Partisi NTFS yang ditemukan juga langsung di mount. Tentu sangat membantu untuk berbagi file di lingkungan Windows.</p>
<p><strong>Baru, Aman dan Lebih Produktif</strong><br />
Beberapa software baru dipaketkan di dalam Gutsy seperti GIMP v2.4, OpenOffice 2.3 (sekarang bisa mengekspor ke format Mediawiki), Desktop Search (mengindex isi komputer anda untuk pencarian file), X Graphical Configuration (tidak perlu lagi melakukan setting manual lewat xorg.conf), AppArmor Security Framework (fasilitas kemananan built-in untuk membatasi aplikasi hanya boleh bekerja pada lingkungan yang dijatahkan, hal ini untuk mencegah exploitasi pada level aplikasi)</p>
<p>Dukungan LTSP (Linux Terminal Server Project) juga lebih baik dan cepat. Data yang dikirimkan via jaringan akan dikompresi terlebih dahulu. Gutsy memakai kernel terbaru v2.6.22 yang lebih efisien dalam pemakaian daya sehinnga notebook akan bertahan lebih lama dan suhu pengoperasian lebih rendah. Dengan Dynamic Monitor Detection maka tampilan di multi-monitor juga didukung, 1 aplikasi 1 monitor? Tidak masalah. </p>
<p><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/11/gutsy_batere.jpg' alt='Deteksi Batere Rusak' style=float:right;margin-left:20px />Pemakaian <a href="http://www.gnome.org">GNOME v2.2</a> memberikan fitur lebih baik dari sebelumnya. Image viewer yang lebih cepat, bisa melihat metadata/<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Exif">EXIF</a> Info dan merotasi gambar menjadi vertikal sesuai dengan metadata di dalam gambar tersebut. Gnome Editor sudah mampu “mewarnai” kode program sehingga lebih mudah dibaca. Gnome Screensaver bisa menampung pesan ketika komputer anda terkunci sewaktu tidak berada di tempat, ketika anda kembali anda bisa membaca pesan rekan kerja anda. Khusus untuk System Administrator, anda bisa sedikit lega dengan fitur “Lockdown and User Profile Editor”. Gnome juga bisa memprediksi batere notebook yang sudah uzur/rusak. Semua ini sangat menunjang produktifitas berkomputer.</p>
<p>Untuk mencobanya, seperti biasa, anda bisa meminta CD gratis di <a href="http://shipit.ubuntu.com">http://shipit.ubuntu.com</a>. Bagi yang ingin mengupgrade dari Feisty silahkan download versi “Alternate” di local mirror atau langsung mengupgrade dari internet via Update Manager.</p>
<p>&#8212;<br />
Referensi:<br />
www.ubuntu.com<br />
www.gnome.org</p>
<p>http://wiki.ubuntu-id.org/SourcesListLokal</p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=125&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/11/03/ubuntu-gutsy-gibbon-lebih-mudah-cantik-dan-aman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Desktop 3D Show-off</title>
		<link>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/09/17/desktop-3d-show-off/</link>
		<comments>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/09/17/desktop-3d-show-off/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Sep 2007 07:31:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[3d desktop windows]]></category>
		<category><![CDATA[compiz fusion]]></category>
		<category><![CDATA[feisty]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/09/17/desktop-3d-show-off/</guid>
		<description><![CDATA[This is an old fart. It&#8217;s Compiz Fusion in my Feisty Fawn. To my conscious, firstly I dislike ANY (useless) program that eat up my computer resource and memory. I decided to give it a play since my geek friend, Simon, kept flashing his desktop   Ok, here I am&#8230;. with Fusion. The next [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>This is an old fart. It&#8217;s <a href="http://www.compiz-fusion.org/">Compiz Fusion</a> in my Feisty Fawn. To my conscious, firstly I dislike ANY (useless) program that eat up my computer resource and memory. I decided to give it a play since my geek friend, Simon, kept flashing his desktop <img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Ok, here I am&#8230;. with Fusion. The next <a href="http://www.ubuntu.com/">Ubuntu</a> release (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Gutsy">Gutsy</a>) will feature Compiz Fusion by default. Well, that&#8217;s a relieve! I only wish that it has a button to turn on/off.</p>
<p>BTW, if you want to try, there are lots of information at Google. Try &#8220;Compiz Fusion Install Feisty&#8221;</a> or try this from <a href="http://ubuntuforums.org/showthread.php?p=3255930">Ubuntu Forum</a>.</p>
<p><span id="more-102"></span><strong>Compiz Fusion</strong></p>
<ol>
<li><strong>Active Windows List</strong><br />
<a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_fusion1.jpg' title='Active Windows List' rel='lightbox[compizfusion]'><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_fusion1.thumbnail.jpg' alt='Active Windows List' /></a></li>
<li><strong>Minimized windows List (Showing Icons)</strong><br />
<a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_fusion2.jpg' title='Minimized Windows list' rel='lightbox[compizfusion]'><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_fusion2.thumbnail.jpg' /></a>
</li>
<li><strong>Desktops rotate in 3D</strong><br />
<a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_fusion3.jpg' rel='lightbox[compizfusion]'><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_fusion3.thumbnail.jpg' /></a>
</li>
<li><strong>Unfolding to desktop wall</strong><br />
<a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_fusion4.jpg' rel='lightbox[compizfusion]'><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_fusion4.thumbnail.jpg' /></a></p>
<p><a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_fusion5.jpg' rel='lightbox[compizfusion]'><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_fusion5.thumbnail.jpg' /></a></p>
<p><a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_fusion5.jpg' rel='lightbox[compizfusion]'><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_fusion5.thumbnail.jpg' /></a>
</li>
<li><strong>Desktop pane (2 desktops)</strong><br />
<a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_flat1.jpg' title='Desktop Pane (2 desktops)' rel='lightbox[compizfusion]'><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/compiz_flat1.thumbnail.jpg' /></a></li>
<li><strong>Animations you can choose&#8230;</strong><br />
<a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/screenshot-compizconfig-settings-manager.jpg' title='screenshot-compizconfig-settings-manager.jpg' rel='lightbox[compizfusion]'><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/screenshot-compizconfig-settings-manager.thumbnail.jpg' /></a></li>
</ol>
<p><a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/winyodm3d.jpg' title='Windows Yodm 3D v1.4' rel='lightbox'><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/winyodm3d.thumbnail.jpg' alt='Windows Yodm 3D v1.4' style='float:right;margin-left:15px' /></a> That&#8217;s in the penguin&#8217;s world. What about Windows&#8217; user? Do we have any Desktop/Cube 3D or similiar? Try <a href="http://www.chrisnsoft.com/langswitch_lang/en">Yet anOther Desktop Manager 3D (Yod&#8217;m 3D)</a> (free). It only gives you a bit of Compiz Fusion ride as you can&#8217;t rotate your desktops in full 3D. But hey this is in Windows! If you really wanna get drunk, try Compiz Fusion.</p>
<p><strong>Note:</strong><br />
During final editing I found out that Yod&#8217;m 3D has been acquired by <a href="http://www.otakusoftware.com">Otaku Software</a> and it&#8217;s now called <a href="http://www.otakusoftware.com/deskspace/">Deskspace</a>. You can still download the latest free edition v1.4 <a href="http://yodm-3d.en.softonic.com">here</a>.</p>
<p><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/09/warning.gif' alt='Warning!' style='float:left;margin-right:15px' /><strong>You-Can-Get-Slapped-By-Someone Warning:</strong><br />
If you see someone playing/working with his amazing full 3D Desktop. Don&#8217;t start asking &#8220;What Vista version are you using?&#8221;. You have been warned.</p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=102&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2007/09/17/desktop-3d-show-off/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instalasi Program Aplikasi di Ubuntu</title>
		<link>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2006/09/23/instalasi-program-aplikasi-di-ubuntu/</link>
		<comments>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2006/09/23/instalasi-program-aplikasi-di-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Sep 2006 02:12:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2006/09/24/instalasi-program-aplikasi-di-ubuntu/</guid>
		<description><![CDATA[Anda sudah menginstal Ubuntu, memakainya dan menyukainya. Lalu bagaimana jika anda memerlukan aplikasi tambahan? Atau mengupgrade program aplikasi yang sudah terinstal? Ikuti artikel berikut.
Sistem operasi Linux sangat internet ready. Bayangkan Anda bisa mencari program aplikasi idaman di belantara ribuan paket software gratis dan opensource di internet dan jika menyukainya bisa langsung menginstalnya di komputer Anda. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Anda sudah menginstal Ubuntu, memakainya dan menyukainya. Lalu bagaimana jika anda memerlukan aplikasi tambahan? Atau mengupgrade program aplikasi yang sudah terinstal? Ikuti artikel berikut.</em></p>
<p>Sistem operasi Linux sangat internet ready. Bayangkan Anda bisa mencari program aplikasi idaman di belantara ribuan paket software gratis dan opensource di internet dan jika menyukainya bisa langsung menginstalnya di komputer Anda. Bahkan Anda juga bisa mengupgrade kernel linux ke versi terbaru. Ya, langsung melalui internet!</p>
<p><span id="more-11"></span>Instalasi software di Linux terkadang sesuatu yang mengerikan bagi pemula karena terlalu banyak dependency yang diperlukan untuk program aplikasi yang kita inginkan. Terkadang saling keterkaitan antar dependency membuat pengguna Linux sakit kepala hanya untuk masalah instalasi program aplikasi. Inilah istilah yang disebut &#8220;Dependencies Hell&#8221;.</p>
<p>Dependency adalah library external yang dipakai untuk menjalankan program. Sama seperti DLL (Dynamic Linking Library) di program aplikasi Windows. Tetapi tidak seperti aplikasi Windows yang mana setiap kita menginstalnya maka semua DLL yang diperlukan akan ikut diinstal sehingga duplikatnya memenuhi ruang harddisk. Di Linux, program aplikasi akan memeriksa apakah library yang diperlukan sudah ada? Jika belum maka kita akan diberitahu dependency apa saja yang diperlukan untuk menginstal dan menjalankan program yang dimaksud. </p>
<p>Ubuntu dan distro linux lain dengan kernel modern masa sekarang umumnya sudah mempermudah pengguna dengan program Package Manager. Dengan Package Manager pengguna hanya tinggal mengklik  atau mengetikkan nama program aplikasi apa yang akan diinstall maka aplikasi berikut dependency yang dibutuhkan akan ikut diinstall ke dalam komputer. Cukup mudah bukan? Di Ubuntu package Manager itu bernama APT (Advanced Packaging Tool) yang berbasis command line atau Synaptic Package Manager (Frontend GUI). </p>
<p><strong>Semudah 1,2,3</strong><br />
<a href='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/03/synaptic.jpg' title='Ubuntu’s Synaptic Package Manager' rel='lightbox'><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/03/synaptic.thumbnail.jpg' alt='Ubuntu’s Synaptic Package Manager' style=float:right;margin-left:10px /></a>Instalasi melalui frontend GUI Synaptic sangat menyenangkan. Hanya dibutuhkan 3 langkah mudah: <strong>Search, Mark, Apply</strong> dan program aplikasi idaman akan segera dinstalasikan ke dalam komputer. Anda dapat mengaktifkan Synaptic di System-Administration-Synaptic Package Manager.</p>
<p>Sebelumnya, pastikan bahwa source list repository Ubuntu anda sudah up to date dengan paket Universe dan Multiverse di dalamnya. Lihat “<u>Menambah Extra Repository di Ubuntu</u>”.</p>
<p>Pertama, search program aplikasi yang diinginkan. Kedua klik kanan program yang diinginkan dan pilih “Mark for Installation”. Ketiga klik Apply pada toolbar. Dan program aplikasi akan langsung diinstalasi berikut dependency-nya.</p>
<p>Selain cara di atas, ada juga cara yang  lebih efisien, mudah dan cepat untuk update dan instalasi melalui command line. Buka terminal dan ketikkan perintah berikut. </p>
<blockquote><ul>
<li><code>apt cache search <nama program aplikasi></code><br />
misalnya: <code>apt cache search chess3d.</code></li>
<li><code>sudo apt-get install <nama program aplikasi></code><br />
misalnya: <code>sudo apt-get install chess3d.</code></li>
</ul>
</blockquote>
<p>Cara ini digunakan untuk distribusi turunan Debian seperti Ubuntu. Selain perintah di atas, terdapat perintah yang umum digunakan. </p>
<blockquote><ul>
<li><code>apt-get autoclean</code><br />
untuk menghapus file-file instalasi aplikasi lama.</li>
<li><code>apt-get update</code><br />
untuk update source list repository Ubuntu.</li>
<li><code>apt-get remove <nama program aplikasi></code><br />
untuk menghapus program aplikasi yang diinginkan.</li>
<li><code>apt-get remove --purge <nama program aplikasi></code><br />
untuk menghapus program aplikasi beserta konfigurasinya.</li>
<li><code>apt-get upgrade</code><br />
untuk melakukan upgrade aplikasi yang sudah terinstal. Kernel linux juga diupgrade melalui perintah ini. Untuk versi GUI bisa diakses melalui System – Administration – Update Manager. </li>
<li><code>apt-get –-help</code><br />
untuk bantuan pemakaian Apt-get.</li>
</ul>
</blockquote>
<p>Jangan lupa untuk menyertakan “Sudo” di depan perintah “Apt-Get” untuk mendapatkan hak menjalankan perintah tersebut. Kemudian masukkan password Anda ketika diminta. Hal ini untuk mempraktekkan cara berkomputer yang aman. </p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kernel_%28computer_science%29">Kernel</a> adalah inti dari setiap sistem operasi, demikian juga di linux. Kernel Update adalah hal yang paling menakutkan di masa lalu. Selain harus melakukan compiling anda juga harus hati-hati karena kesalahan sedikit bisa berakibat sangat fatal karena linux anda bisa-bisa tidak jalan. Dengan “Apt-Get” hal menakutkan tersebut bisa dihilangkan. Anda hanya perlu menunggu hingga proses upgrading selesai dijalankan dan reboot.</p>
<p>Ajaklah teman-teman anda untuk mencoba Ubuntu dan aplikasi opensource-nya. Ubuntu akan mengubah cara pandang anda mengenai Linux. Instalasi aplikasi di Linux susah dan menyeramkan? Please deh..!</p>
<hr />
<strong>Menambahkan Extra Repository di Ubuntu</strong></p>
<p>Pada instalasi default, Ubuntu hanya mengaktifkan repository “Main”. Untuk mencari aplikasi, misalnya decoder MP3, Frozen Bubble dan lainnya, anda harus mengaktifkan repository “Restricted”, “Universe”, dan “Multiverse” dengan mengedit file source list Ubuntu di <code>/etc/apt/sources.list</code></p>
<p>Jalankan perintah berikut:</p>
<blockquote><p><code></p>
<ul>
<li>sudo cp -p /etc/apt/sources.list /etc/apt/sources.list_backup</li>
<li>sudo gedit /etc/apt/sources.list</li>
</ul>
<p></code>
</p></blockquote>
<p>Select seluruh isi file kemudian timpa dengan source list berikut: </p>
<blockquote><p><code>## MAIN REPOSITORY<br />
deb http://kambing.vlsm.org/ubuntu dapper main restricted universe multiverse<br />
deb-src http://kambing.vlsm.org/ubuntu/ dapper main restricted universe multiverse</p>
<p>## MAJOR BUG FIX UPDATES<br />
deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu dapper-updates main restricted universe multiverse<br />
deb-src http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu dapper-updates main restricted universe multiverse</p>
<p>## UBUNTU SECURITY UPDATES<br />
deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu dapper-security main restricted universe multiverse<br />
deb-src http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu dapper-security main restricted universe multiverse</code></p></blockquote>
<p>Save file tersebut dan lakukan perintah berikut untuk mengupdate source list.</p>
<blockquote><p><code>Sudo apt-get update</code></p></blockquote>
<p>Source list di atas adalah repository lokal yang berada di server mirror Indonesia. Untuk repository yang lebih lengkap dapat dilihat di  situs <a href="http://ubuntuguide.org/">http://ubuntuguide.org/</a> dan timpa source list di atas dengan source list yang tersedia. Jangan lupa untuk membackup file source list terlebih dahulu. Selamat mencoba!</p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=11&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2006/09/23/instalasi-program-aplikasi-di-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ubuntu Linux: Linux untuk Umat Manusia</title>
		<link>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2006/09/03/ubuntu-linux-linux-untuk-umat-manusia/</link>
		<comments>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2006/09/03/ubuntu-linux-linux-untuk-umat-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Sep 2006 09:43:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kamaruddin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesian]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kamaruddin.jajanmedan.com/2006/09/03/ubuntu-linux-linux-untuk-umat-manusia/</guid>
		<description><![CDATA[Sudahkah anda mencoba Ubuntu? Distribusi Linux yang langsung melesat bak meteor karena penggunaan yang sangat mudah, dukungan hardware yang baik dan komunitas yang saling membantu, sesuai arti dari kata Ubuntu, &#8220;Rasa Kemanusiaan Untuk Semua&#8221;.
Ubuntu Linux dari Ubuntu Foundation pimpinan Mark Shuttleworth adalah distribusi Linux turunan Debian yang sangat kuat menganut prinsip FLOSS (Free Libre Open [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Sudahkah anda mencoba <a href="http://www.ubuntu.com">Ubuntu</a>? Distribusi Linux yang langsung melesat bak meteor karena penggunaan yang sangat mudah, dukungan hardware yang baik dan komunitas yang saling membantu, sesuai arti dari kata Ubuntu, &#8220;Rasa Kemanusiaan Untuk Semua&#8221;.</em></p>
<p><img src='http://kamaruddin.jajanmedan.com/wp-content/uploads/2007/03/ubuntu.jpg' alt='Ubuntu: Linux for Human Beings' style=float:left;margin-right:10px />Ubuntu Linux dari Ubuntu Foundation pimpinan Mark Shuttleworth adalah distribusi Linux turunan Debian yang sangat kuat menganut prinsip <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/FLOSS">FLOSS</a> (Free Libre Open Source Software). Tibalah saatnya sistem operasi komputer modern yang benar-benar free, free seperti dalam arti freedom (bebas) dan free seperti dalam arti free (Gratis).</p>
<p><span id="more-8"></span>Dalam manifestonya, Ubuntu akan selalu gratis dan akan selalu menggunakan software gratis dan open source.</p>
<p>Ubuntu adalah pionir dalam distribusi Linux yang berani memberikan layanan kirim gratis ke seluruh dunia via internet di alamat Link Cukup pesan dengan mengisi form dan tunggu lebih kurang 1 bulan dan Anda sudah bisa mencobanya.</p>
<p>Saat ini Ubuntu sudah mencapai kematangan versi 6.06 LTS (Long Term Support) dengan mempergunakan kernel 2.6.15 dan Gnome 2.14. Terdapat 3 variant Ubuntu yang menggunakan desktop berbeda, Kubuntu dengan KDE, Edubuntu yang dibuat khusus untuk dunia pendidikan dan Xubuntu dengan desktop Xfce yang sangat minimalis dan hemat memory.</p>
<p>Terdapat Ubuntu versi server yang juga bebas dipakai dan gratis! Anda hanya tinggal memilih Ubuntu yang sesuai dengan selera, bila ingin menjajal satu persatu maka Anda dipersilahkan dengan memesan sendiri via Ship It Ubuntu atau meminta dari teman jika sudah memesannya. CD tersebut bisa berfungsi sebagai LiveCD atau langsung diinstall ke dalam komputer. Anda dianjurkan untuk mengcopy dan mendistribusikannya kepada setiap orang.</p>
<p><strong>Mudah, Aman, Menyenangkan</strong><br />
Instalasi Ubuntu sangatlah mudah dan cepat bahkan lebih cepat daripada instalasi Windows XP. Deteksi hardwarenya juga sangat baik bahkan boleh dikatakan tanpa campur tangan sama sekali, semuanya langsung terdeteksi! Anda juga akan terkagum-kagum dengan kecepatan bootingnya.</p>
<p>Dengan instalasi default Anda akan mendapatkan sistem operasi lengkap dengan software standar seperti open office, browser Firefox, instant messaging GAIM, pengolah gambar GIMP, totem movie player, rhythm box, evolution dan sejumlah software lainnya yang open source dengan hanya mengorbankan ruang harddisk sebanyak 1-2 GB. Semuanya bisa langsung Anda pakai tanpa perlu instalasi tambahan.</p>
<p>Bila dibutuhkan software tambahan, maka di internet terdapat puluhan ribu paket program yang ditujukan untuk Ubuntu.</p>
<p>Jika anda memiliki koneksi internet dedicated, maka Anda bisa download dan install langsung via internet untuk semua jenis software dan update terbaru di repository (gudang software) Ubuntu. Repository Ubuntu yang tersebar di seluruh dunia mempunyai banyak sekali software.</p>
<p>Untuk mempermudah administrasi Ubuntu membagi paket software menjadi 4 komponen.</p>
<p><strong>Main</strong> adalah paket software open source atau gratis yang telah diseleksi dan mendapat dukungan teknis dan update dari tim Ubuntu.</p>
<p><strong>Restricted</strong> adalah paket software yang tidak gratis yang bisa dipakai, tapi tidak didukung secara teknis oleh tim Ubuntu karena masalah legalitas. Contoh: decoder MP3, DVD, WMV dan driver tertentu.</p>
<p><strong>Universe</strong> adalah paket software gratis atau open source yang betebaran di internet, di kategori inilah kita bisa mendapatkan dan mencoba puluhan ribu software. Sayangnya kita tidak akan bisa mendapatkan dukungan teknis &#038; update dari tim Ubuntu.</p>
<p><strong>Multiverse</strong> adalah paket software yang tidak gratis dan tidak didukung oleh tim Ubuntu.</p>
<p>Kalau Anda keberatan dengan update atau install via internet, maka Anda bisa membeli 3 buah DVD repository dengan harga relatif murah dan menggunakannya sebagai local repository.</p>
<p>Di Ubuntu secara default tidak ada user &#8220;root&#8221; yang merupakan super-user dalam komputer. Sebagai gantinya dipergunakan perintah &#8220;sudo &#8221; untuk setiap instalasi software, update atau administrasi komputer.</p>
<p>User &#8220;root&#8221; tidak dipakai karena sering ditargetkan oleh para cracker untuk masuk secara ilegal ke dalam sistem. Pengaturan seperti ini relatif lebih aman, karena penggunakan &#8220;sudo&#8221; dengan account user biasa memberi pengertian: user biasa yang mempunyai hak akses super-user dan berhak melakukan pengaturan komputer layaknya user &#8220;root&#8221;.</p>
<p>Dalam Ubuntu tidak semua user berhak menggunakan perintah &#8220;sudo&#8221;. Secara default user pertama tentu diberi kemampuan tersebut dan user lain yang ditentukan kemudian. Untuk aktivitas sehari-hari demi keamanan Anda harus biasa menggunakan account user biasa tanpa hak khusus super-user. Metode ini disebut &#8220;least priviledge by default&#8221;. Kabar menyebutkan bahwa Microsoft baru akan mengimplementasikannya metode ini dalam Vista.</p>
<p>Komunitas Ubuntu tidak diragukan lagi banyaknya, semuanya saling bantu dan bergotongroyong. Dalam komunitas Ubuntu Anda tidak akan sendirian dan tidak akan bisa berdiam diri. Banyak sekali project yang bisa dikerjakan, mulai dari testing &#038; laporan &#8220;bug&#8221;, terjemahan dokumen ke berbagai bahasa, proyek pengenalan dan penyebaran Ubuntu, support terhadap user baru, pemecahan atas masalah pemakaian Ubuntu.</p>
<p>Semua ini dikerjakan oleh pengguna Ubuntu seluruh dunia secara sukarela dan tanpa bayaran sama sekali, sesuai dengan prinsip Ubuntu dan prinsip keterbukaan open source. Kunjungilah situs komunitas Ubuntu dan rasakan jiwa gotongroyong dari sesama pemakai Ubuntu. Pada tulisan berikutnya, akan penulis berikan petunjuk cara mengatur dan menginstall software tambahan di Ubuntu.</p>
<p>Untuk keterangan lebih lanjut tentang Ubuntu bisa anda kunjungi situs berikut.<br />
<a href="http://www.ubuntu.com">www.ubuntu.com</a> (situs resmi Ubuntu Linux)<br />
help.ubuntu.com (dokumentasi resmi Ubuntu yang dibuat oleh tim dokumentasi Ubuntu)<br />
<a href="http://wiki.ubuntu.com">wiki.ubuntu.com</a> (halaman wiki yang diedit oleh komunitas untuk mengembangkan dokumentasi Ubuntu<br />
<a href="http://www.ubuntuforums.org">www.ubuntuforums.org</a> (forum komunitas Ubuntu yang sangat aktif)<br />
<a href="http://www.ubuntuguide.org">www.ubuntuguide.org</a> (panduan &#8220;HowTo&#8221; ber-Ubuntu yang dibuat oleh komunitas<br />
<a href="http://www.ubuntu-id.org">www.ubuntu-id.org</a> (situs komunitas Ubuntu Indonesia) dan www.ubuntulinux.or.id (tempat nongkrong pengguna Ubuntu Indonesia)</p>
<img src="http://kamaruddin.jajanmedan.com/?ak_action=api_record_view&id=8&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kamaruddin.jajanmedan.com/2006/09/03/ubuntu-linux-linux-untuk-umat-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
