Medanese IT Geek, movie lover and (mostly) law-abiding citizen. Dreaming of cheap and easy access to ICT, healthcare and education in Indonesia.

Search:


13 March 2009

Dokter dan Tukang Cukur

Category: Thoughts — kamaruddin @ 12:57 am

Pernahkah anda bertanya-tanya, siapa yang jasanya paling sering anda pakai? Karena seringnya, seseorang tersebut mungkin sempat menyaksikan anda tumbuh dari kecil hingga dewasa. Yang secara tidak langsung meninggalkan segores kecil di halaman kehidupan anda. Seseorang yang secara tidak sadar masih tetap dibutuhkan sampai saat ini. Bagi saya mereka adalah dokter dan tukang cukur.

Dokter
StethoscopeKetika terserang flu berat kemarin, saya mengunjungi seorang dokter di sekitar jalan Asia. Dokter yang sama yang menangani saya dari setinggi ranjang periksa sampai sepanjang ranjangnya. Saat menunggu si dokter, saya tidak perlu menyebutkan nomor atau menyerahkan kartu pasien. Cukup “Kamaruddin, sudah ada di file”. Dan betul saja, walaupun suster/asisten terlihat malas beranjak mengorek-ngorek kartu berobat yang mencapai 97000-an dan tersebar di berbagai rak, dia cukup mudah menemukan medical record saya yang diapit dalam sebuah map di dalam sebuah kotak khusus. Di dalam map itulah sejarah medis saya sekeluarga tersimpan rapi. Mungkin sudah 26 tahun lamanya.

Akhirnya si dokter pun tiba. Turun dari mobilnya. Terlihat jelas gerusan sang waktu meninggalkan kerutan di sisi mata. Jalannya tidak lagi setegap dulu. Tetapi senyum khas dan anggukan ringannya masih terasa seperti kemarin. Ciri khasnya mempersilahkan pasiennya ke ranjang periksa bak pelayan resto bintang 5 juga masih seperti yang dulu. Terasa nyaman dan menyejukkan.

Tukang Cukur
BarbershopTukang pangkas (istilah Medan) yang ini juga meninggalkan bekas dalam kehidupan saya. Seseorang yang menangani rambut saya semenjak SMA, tamat kuliah sampai berumah tangga. Sekitar 16 tahun lamanya! Seseorang yang sabar mendengarkan saya mengomel, mengatur model dan caranya si Abang memotong mahkota saya (maklum masih SMA). Termasuk keseriusan saya mewanta-wanti agar “bermain cantik” memperbaiki rambut saya yang sering “dicukur gratis” oleh guru BP. Si Abang “bentuknya” masih seperti dulu, suaranya masih serak-serah parah, caranya membunyikan kepala saya yang pegel, jokenya, semuanya tetap seperti yang dulu. Gosip-gosipnya tentang lingkungan sekitar (di mana lagi pria mendapatkan gosip selain di kopi tiam atau taxi?). Termasuk pertanyaan abadinya “Gimana kuliah?” atau “Masih kuliah?”. Mungkin dikiranya saya adalah mahasiswa “sepanjang masa”.

Nah, jasa siapa yang paling lama anda pakai? Bersediakah berbagi di sini?


Photos taken from Stock.Xchng


• • •

5 Comments »

  1. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.6 on Windows Windows XP

    artikel yg mantap, bro…

    Comment by tonggo — 16 March 2009 @ 11:25 pm
  2. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 1.5.0.12 on Windows Windows XP

    nice post, ko…

    sayangnya saya tak punya dokter pribadi/keluarga dan tukang pangkas langganan. mungkin yang paling berjasa adalah pembantu RT yang ngurusin saya dan adek2 sejak SMA sampai kami sekeluarga pindah ke kota ini.

    Comment by Anneke Priskila — 30 March 2009 @ 9:53 am
  3. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Windows Windows XP

    Thanks Tonggo & Anneke,

    @Anneke:
    Yah sebenarnya PRT juga perlu diberi penghargaan atas jasanya, apalagi kalau sempat melihat anggota keluarga kita dari kecil sampai dewasa.

    Dulu juga di keluarga kami ada PRT yang bekerja lebih dari 15 tahun. Dia membantu mengasuh dan melihat kami tumbuh besar dari anak tertua sampai adik perempuan saya bersekolah SD 5 sebelum kami berpisah dengannya dan sekarang entah di mana berada. Betul2 pengabdian yang luar biasa.

    Comment by kamaruddin — 30 March 2009 @ 11:57 am
  4. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 1.5.0.3 on Windows Windows XP

    hahaha…bisa aja deh kamu. aku malah gak kepikiran sama sekali.

    aku punya seorang namboru (tante) yang mengasuh aku dan saudara-saudara dari masih merah. ketika aku punya anak, dia juag yang turun tangan mengasuh hingga usia 4 tahun. aku bisa bekerja dengan tenang, si kecilpun terasuh dengan baik.

    sekarang si kecil diasuh oleh seorang remaja usia 18 tahun. kami memanggilnya teteh (kakak) karena dia berasal dari jawa barat. si teteh sangat bisa diandalkan dan jujur. tapi aku jadi ketambahan fungsi sebagai kakaknya. karena banyak pemuda tanggung yang begitu gencar memikat hatinya untuk dijadikan pacar. waduh!

    Comment by kakakina — 6 April 2009 @ 10:38 am
  5. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.10 on Windows Windows XP

    Just cause it’s simple doesn’t mean it’s not super hpfelul.

    Comment by Jane — 5 August 2011 @ 12:32 am

Comments RSSTrackBack URI

Leave a comment

Using modified "Sitepoint-like" Theme. kamaruddin [-at-] gmail *dot* com
Website Security Test