Medanese IT Geek, movie lover and (mostly) law-abiding citizen. Dreaming of cheap and easy access to ICT, healthcare and education in Indonesia.

Search:


17 March 2008

Pentingnya Manajemen Waktu

Category: Ranting,Thoughts,Work — kamaruddin @ 6:24 pm

mgt_waktu_01.jpgBerapa sering anda mendengar “Saya tidak punya waktu” sebagai alasan maupun jawaban atas pertanyaan anda?

“Olahraga? Tidak, saya tidak punya waktu. Anak saya rewel dan butuh perhatian.” “Kursus komputer? Tidak, saya juga tidak punya waktu. Jadwal saya sudah demikian padat.” Sesibuk itukah anda sehingga menyempatkan 10 menit olahraga di depan televisi sambil mengawasi anak anda tidak sempat? Ataukah anda lebih sibuk dari seorang bisnisman yang masih sempat meluangkan sedikit waktu untuk menjamu rekan bisnisnya?

24 jam yang diberikan kepada kita, 8 jam tidur, 8 jam kerja, dan 8 jam untuk hal-hal lain terlalu sedikit bagi kita untuk berbuat banyak hal. Tapi dengan sedikit menyiasati dan “mencuri” waktu setidaknya waktu yang terbuang menjadi lebih sedikit dan kita mempunyai lebih banyak waktu luang. Ini adalah tujuan utamanya.

Saya teringat ketika melihat film yang menggambarkan kesibukan harian seorang presiden seperti “Commander in Chief” dan film sejenis. Sekretaris pribadi yang terus menerus mengikuti dan “memantrai” jadwal padat sang Presiden, dengan siapa dan di mana. Sering harus bangun di tengah malam mengambil kebijakan penting dengan wajah lusuh baru bangun tidur. Betapa dia harus dengan cerdas “mencuri” waktu untuk anak dan suami sekaligus mengunjungi tempat-tempat penting yang membutuhkan kehadirannya entah itu rapat, kunjungan kenegaraan, pesta, konferensi pers dan ramah tamah. Saya tidak bisa membayangkan bila jabatan penting tersebut diduduki oleh orang yang sering mengatakan “Saya tidak punya waktu ™”.

Saat saya mengajar Inggris dan memberi PR, murid saya sering mengatakan “Sir, tidak punya waktu… (dan daftar PR sekolah untuk memperkuat alasannya)”. Saya cuma bisa tersenyum dan maklum dengan kesibukan anak sekolah sekarang yang tas pikulnya seberat ransel tentara. Tapi saya selalu memberi nasihat dengan menceritakan pengalaman saya sendiri.

Ketika saya bekerja di salah satu media, jadwal kerja saya adalah Senin-Jumat (8.30-17.30) dan Sabtu (8.30-13.00). Malam harinya mulai dari Jam 6.30 ke atas saya harus mengajar entah di kursus bahasa Inggris atau di rumah sebagai private tutor. Semua ini saya lakoni setiap hari dan mulai beristirahat jam 9 malam ke atas. Di sinilah saya menonton TV, main game dsb. Dengan kesibukan seperti ini saya masih bisa menyempatkan diri untuk menulis artikel IT, maintain blog dan situs, mengoreksi nilai, atau (paling sering) membaca e-book IT. Hasilnya? Jam tidur saya hanya sekitar 5-6 jam setiap hari. Praktis secara teoritis saya hanya mempunyai waktu Sabtu-Minggu. Ketika Minggu dirasa surga dunia untuk dinikmati bersama orang tercinta, lebih dari sering saya harus mengerjakan pekerjaan rumah seperti bersih-bersih. Aarrrrgghhhh…. :)

Pernah saya ditanya oleh murid saya yang skeptis dan tidak percaya dengan semua “bualan” ini. “Jadi sir, apa sih yang ingin anda capai dari semua ini?” Jawaban saya singkat, Time management. Mengatur waktu seefisien mungkin supaya kita bisa mendapat waktu luang lebih banyak.” Kemudian ada juga yang bertanya,“Bagaimana anda bisa melakukan hal sebanyak ini?” Dan saya menjawab, “Mengapa anda hanya bisa berbuat sedikit?”

Saya selalu membawa buku IT atau majalah di mana ketika murid mengerjakan tugas maka saya bisa menghabiskan buku yang belum terselesaikan (dengan tetap melaksanakan kewajiban saya tentunya). Atau saya membuat garis besar pengajaran di tempat agar di rumah saya tidak perlu lagi repot dan bingung materi ajaran minggu depan. Dan untuk pekerjaan rumah, saya bersama dengan istri bekerja sama membereskan rumah setiap pagi (~10 menit) sebelum berangkat kerja. Bayangkan bila setiap hari jam 8.30 malam anda pulang ke rumah dalam keadaan berantakan? Lalu bagaimana dengan tugas atau kerjaan tambahan yang saya bawa ke rumah? Apakah saya masih punya waktu untuk semua itu? Saya hanya bisa berharap untuk mengatur waktu seefisien mungkin dengan mengorbankan jatah tidur dan “mencurinya” di waktu lain. Bagaimana caranya? Tentu tidak bisa saya ceritakan di sini. Yang jelas “mencuri” waktu dan mengatur waktu secara efisien tidak ada aturan main yang jelas. Semuanya tergantung diri sendiri dan kondisi yang dihadapi.

Contoh sederhana memanfaatkan waktu:

  • Sarapan di mobil, di lampu merah atau macet
  • Memasak sarapan sambil bersih-bersih
  • Menyediakan waktu tertentu untuk briefing dengan rekan kerja sambil melakukan rendering 3D
  • Makan siang di meja kerja sambil mengarsipkan e-mail di kategori sesuai
  • Sisa waktu makan siang untuk organisasi arsip kantor hingga mudah ditemukan
  • Menulis potongan artikel atau blog post di waktu luang dengan media apa saja, ponsel, sobekan kertas, belakang buku, dll.
  • Membaca artikel internet secara offline, save atau download dan baca di rumah atau ketika waktu senggang
  • dll

Banyak teman dan rekan kerja yang ketika diberitahu tentang hal ini reaksi pertama adalah “Wah, hebat!” dan memasuki awal “kuliah” dimulai, mereka hanya bersikap skeptis dan menganggapnya tak lebih dari “kuliah bahasa dinosaurus”. Sekali dengar bereslah sudah, tak ada yang perlu diingat! Tapi sadarkah mereka bila mengatur waktu dan membereskan masalah/tugas tepat waktu sangat memotivasi kita untuk bisa maju dan berkembang? Apakah anda bisa dan mau mempercayakan bisnis jutaan dolar anda kepada seseorang yang membalas pertanyaan anda dengan “Saya tidak punya waktu”?

Tentu sekarang setelah membaca artikel ini sedikit banyak anda mengerti dan tergerak untuk mau mengatur waktu dengan baik. Tidak ada kalimat “Saya tidak punya waktu” bila bisa menyiasatinya dengan baik.


Tags:

• • •

5 Comments »

  1. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.15 on Windows Windows XP

    makasih bnyak ya,.,.

    semoga kita sukses
    keep spirit
    :D

    Comment by ikhsan — 22 November 2009 @ 7:53 pm
  2. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.6.3 on Windows Windows XP

    Maksih pak atas informasinya…Tapi boleh kan pak kirimi saya ebook/tulisan ke email tentang cara manajemen waktu dan contohnya,jujur saja saya sampai sekarang belum bisa memaksimalkan waktu yang ada..

    Comment by ahmad — 7 May 2010 @ 7:26 pm
  3. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.6.6 on Windows Windows XP

    Sangat menginspirasi. Betul-betul pelajaran yang mahal. Melakukan dua pekerjaan sekaligus disatu waktu yang masih tersisa.

    Comment by A. Hudan — 26 September 2010 @ 6:40 am
  4. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.6.7 on Windows Windows XP

    salah jika kita memPORSIkan waktu kita Hanya untuk TIDUR 8 jam atau sepertiga dari waktu sehari. bayangkan waktu sebanyak itu digunakan untuk tidur. Artinya jika waktu produktif hidup 45tahun, kita akan MENGHABISKAN 15 tahun dari hidup kita HANYA UNTUK TIDUR.

    Comment by Arynazzakka — 19 March 2011 @ 12:12 pm
  5. Using Google Chrome Google Chrome 10.0.648.205 on Linux Linux

    terima ksih pak atas artikelnya yg bagus…baru kali ini saya temukan yg terbaik..lain waktu bisa langsung sharing kan pak??

    Comment by amad — 16 April 2011 @ 6:45 am

Comments RSSTrackBack URI

Leave a comment

Using modified "Sitepoint-like" Theme. kamaruddin [-at-] gmail *dot* com