Medanese IT Geek, movie lover and (mostly) law-abiding citizen. Dreaming of cheap and easy access to ICT, healthcare and education in Indonesia.

Search:


10 May 2007

Mengenal QR Code

Category: Indonesian — kamaruddin @ 3:07 pm

Scan me with QR Code reader to reveal some information!Beberapa orang terlihat menggunakan ponsel kamera mereka untuk melihat sesuatu di jalan, majalah atau brosur seperti detektif dengan kaca pembesarnya untuk mencari jejak. Tidak, mereka bukan ingin memfoto objek menarik. Jadi sebenarnya sedang apa mereka?

Selamat datang di era informasi tanpa batas! Apa yang anda baca di atas adalah yang dilakukan oleh jutaan masyarakat Jepang untuk mendapatkan informasi. Mereka menggunakan ponsel berkameranya untuk “membaca”. Layaknya scanner barcode di supermarket yang “membaca” barang belanjaan, ponsel digunakan untuk membaca QR Code yang menampung informasi yang mungkin berguna bagi mereka.

Walaupun penggunaan pertama adalah untuk kepentingan industri distribusi dan logistik tetapi sekarang ini, terutama di Jepang, penggunaan QR Code sudah merambah ke bisnis, informasi pribadi, hiburan bahkan iklan. Terutama setelah semua ponsel berkamera diinstalkan penerjemah QR Code oleh produsen.

Apa itu QR Code?
QR (Quick Response) Code adalah kode matrix 2D sejenis barcode yang dikembangkan oleh Denso-Wave (Jepang) di 1994. Tujuan utamanya adalah untuk membuat code baru yang lebih baik dari barcode tradisional yang sudah ada tetapi tetap mudah diterjemahkan oleh scanner.

Berbeda dengan barcode tradisional yang hanya bisa menampung sekitar 20 digit, QR Code bisa menampung informasi secara vertikal dan horizontal sehingga menampung lebih banyak informasi. Selain itu ruang yang diperlukan juga kecil daripada barcode. Beberapa keunggulannya antara lain:

    QR Code unrevealed
  1. Bebas Paten, setiap orang bisa menggunakan dan menyebarluaskan
  2. Kapasitas data: 7,089 (Angka) 4,296 (Huruf) 2,953 (Biner 8 bits) 1,817 (Kanji)
  3. Standarisasi yang diakui: AIM (Automatic Identification Manufacturers) International, JIS (Japan Industrial Standard), ISO
  4. Damaged QR Code can still be interpreted and restored to certain degreeMempunyai koreksi kesalahan.
    Data bisa dipulihkan jika simbol QR Code kabur atau rusak sebagian
  5. Derajat pembacaan yang lebih fleksibel.
    Hal ini bisa dicapai karena QR Code memiliki 3 pola deteksi posisi di sudut simbol sehingga menjamin kecepatan dan keakuratan penerjemahan.
  6. Bisa dibagi untuk efisiensi tempat
    Satu buah QR Code bisa dibagi menjadi 16 simbol (maksimal) QR Code . Hal ini memungkinkan untuk menempatkannya di tempat sempit. 16 simbol tersebut dapat “disatukan” menjadi 1 simbol dengan informasi penuh.

Implementasi QR Code
Beberapa contoh berikut hanya sedikit contoh dari apa yang bisa dilakukan oleh “kotak acak hitam putih” ini.

  • Tiket pesawat/kapal
    QR Code is everywhere in JapanBeli tiket melalui internet atau jasa pembelian tiket.”Tiket” anda akan dikirimkan ke ponsel dalam bentuk gambar QR Code. Anda tinggal menunjukkan ponsel anda untuk di scan saat akan naik. Selamat tinggal tiket kertas…
  • Infotainment
    Ketika anda berjalan-jalan di museum atau taman lalu menemukan objek yang menarik (patung misalnya), anda tinggal mengarahkan ponsel berkamera anda pada QR Code yang ada dan muncul informasi yang berhubungan dengan objek tersebut.
  • Identitas virtual
    Cetak kartu nama anda dengan QR Code dan anda akan memudahkan rekan bisnis dalam menginput identitas anda di ponselnya. Anda bisa memasukkan nama, alamat rumah/kantor, telpon, e-mail, situs web kantor dan apapun yang terbayangkan ke dalamnya. Mau dipajang di situs web pribadi atau friendster? Tidak masalah. Bila teknologi ini digandengkan di KTP/SIM, tentu sangat memudahkan dan praktis. Tidak perlu banyak operator manusia untuk melakukan pendataan atau proses administrasi.
  • Pendidikan
    Perpustakaan dengan buku-buku yang sudah ditempel QR Code di sampul belakang. Peminjam hanya perlu “melihat” dengan ponsel informasi buku tersebut dan disimpan untuk referensi. Kampus bisa mencantumkan identitas, nomor rekening pembayaran, alamat blog dosen dan jadwal kegiatan penting lain di dalamnya.
  • Marketing
    Di persimpangan jalan anda melihat sebuah spanduk iklan kamera terpampang jelas dan di sampingnya ada QR Code, oh rupanya di dalamnya terdapat identitas perusahaan, spesifikasi kamera dan harganya. Untuk melihat foto kamera jenis lain, tinggal di klik URL yang disertakan di dalamnya. Ponsel akan mengkoneksikan diri ke internet dan anda bisa melihat secara langsung kamera-kamera apa saja yang dijual produsen tersebut.

    Pakai ponsel anda untuk memfoto buah semangka yang akan dibeli dan muncul informasi dari daerah mana semangka itu berasal, semangka jenis apa, berapa nilai nutrisinya, tanggal berapa dipetik dan kadaluarsa.

    Terdapat iklan film baru di majalah dalam bentuk QR Code, ponsel anda pun mengkoneksikan diri ke internet untuk mendownload trailer film tersebut. Wah, rupanya filmnya bagus! Dalam majalah yang sama ada press release album baru penyanyi XYZ dan secara instant anda bisa langsung mendengar sample lagu 30 detiknya.

  • Medis
    QR Code yang ditempelkan pada sampel cairan seperti urine/darah dan di pergelangan pasien bisa mengurangi kesalahan dan meningkatkan keakuratan dalam tindakan medis. Di dalamnya bisa tercantum rekam medis singkat pasien, informasi pasien dan dokter yang menangani.

Sayangnya QR Code hanya terkenal di tanah airnya dengan penggunaan masal sejak tahun 2003. Bahkan di Amerika masih jarang terlihat penggunaannya disebabkan kebanyakan produsen ponsel masih belum (merasa perlu) memasukkan perangkat lunak pembaca QR Code ke dalam ponsel. Nokia N93 mungkin adalah ponsel pertama di luar Jepang yang mempunyai perangkat lunak ini sebagai standar perangkat lunak bawaan. Jika setiap produsen ponsel menjadikannya menjadi standar tentu penggunan QR Code akan meledak luar biasa.

Untuk mencobanya pada ponsel berkamera anda, silahkan download versi yang sesuai dengan ponsel di http://reader.kaywa.com/en dan pasanglah pada ponsel anda (tidak semua ponsel didukung). Sebagai langkah awal, anda bisa “baca” QR Code besar yang ada di artikel ini. Untuk membuat QR Code sendiri atau mengenal lebih jauh bisa anda lihat di situs referensi di akhir artikel.

Dengan berbagai keunggulannya, barcode tradisional hanya tinggal menunggu waktu untuk digantikan. Bahkan mungkin andapun bisa memulai menggunakan QR Code untuk blogging. Why not?

Referensi:

http://en.wikipedia.org/wiki/QR_Code

http://www.denso-wave.com/qrcode/index-e.html

http://qrcode.kaywa.com/

http://reader.kaywa.com/

http://www.qrcodeblog.com/

(Untuk gambar pemakaian QR Code di Jepang)


Tags:

• • •

7 Comments »

  1. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.4 on Windows Windows 2000

    Hey Lim nice blog, keep updating :)

    I’ll get your blog address added in my blog link.

    Thanks.

    Comment by elte — 5 June 2007 @ 10:15 am
  2. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.4 on Windows Windows XP

    Topic yang menarik…. Terus kasih info buat kita2 ok

    Comment by cherry — 27 August 2007 @ 3:53 pm
  3. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.5 on Windows Windows XP

    Makasih yah atas informasinya.

    Sayang penggunaan code seperti ini masih jarang di Indonesia. Kalau sudah seperti jepang pasti jauh lebih menarik. :)

    Comment by blepblep — 25 September 2007 @ 5:01 pm
  4. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.7 on Windows Windows XP

    Nah ini dia. Menarik. Kayak temuan beberapa Anatoto yang memudahkan itu. Tapi kalau menyangkut gadget kok kayaknya meribetkan ya, misalnya barangnya ketinggalan atau lagi malfunction. :D Yang pasti teknologi kayak gini tuh mestinya dikembangkan dan aplikasinya kian meluas. Oh ya, juga harus murah dan aman. :D

    Comment by Paman Tyo — 18 October 2007 @ 7:40 pm
  5. Using Internet Explorer Internet Explorer 8.0 on Windows Windows XP

    Wah ini dia yang kucari-cari. Tapi sepertinya barcode masih bisa bertahan 10-15 tahun ke depan. Keunggulan QR Code dari artikel ini sudah terlihat jleas.

    Terima kasih yah. Salam DarkCh0co!!!

    Comment by DarkCh0co — 18 June 2009 @ 1:07 pm
  6. Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.11 on Windows Windows XP

    Di Jepang sudah standrad, hampir semua hp-nya dapat membaca QRCode, karena QRCode benar-benar diterapkan untuk feature-feature dan layanan-layanan harian masyarakatnya.

    di Indonesia? masih belom, yang saya tau baru kompas yang sudah memanfa-atkan barcode ini.

    Comment by arif — 23 June 2009 @ 4:34 pm
  7. Using Android Browser Android Browser

    masih blom merakyat pemakaian qr code di Indonesia. Sebenarnya ide yg cukup menarik jika penerbangan bisa menggunakan ini saat boarding.

    Comment by jokowi ahok — 27 December 2012 @ 10:39 pm

Comments RSSTrackBack URI

Leave a comment

Using modified "Sitepoint-like" Theme. kamaruddin [-at-] gmail *dot* com